Cara Setting Proxy di Ubuntu/Linux via GUI dan Terminal
Setting proxy di Ubuntu atau Linux sedikit berbeda dengan Windows karena pengguna punya beberapa pilihan. Kamu bisa memasangnya lewat menu Network pada desktop, menggunakan environment variable di Terminal, atau membuat konfigurasi khusus untuk aplikasi tertentu seperti APT dan cURL.
Metode yang paling tepat tergantung kebutuhan. Kalau proxy hanya dipakai untuk aplikasi desktop, menu Network biasanya sudah cukup. Kalau kamu bekerja melalui Terminal, server, script, atau command-line tools, environment variable dan konfigurasi aplikasi justru lebih praktis.
Sebelum mulai, pastikan kamu sudah mempunyai alamat IP atau hostname proxy, nomor port, jenis protokol, serta username dan password jika server proxy membutuhkan autentikasi. Kalau masih belum familiar dengan format tersebut, baca terlebih dahulu panduan apa itu IP proxy.
Apa yang Dibutuhkan untuk Setting Proxy di Ubuntu?
Data proxy biasanya diberikan dalam bentuk sederhana seperti IP:PORT. Namun beberapa layanan juga memberikan username, password, atau pilihan protokol yang berbeda.
| Informasi | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| IP / Hostname | Alamat server proxy yang akan menerima koneksi. | 203.0.113.25 |
| Port | Port tempat layanan proxy berjalan. | 8080 |
| Protokol | Jenis proxy yang digunakan. | HTTP, HTTPS, SOCKS |
| Username | Digunakan jika server membutuhkan autentikasi. | user123 |
| Password | Password autentikasi proxy. | password123 |
Contohnya, jika kamu memperoleh proxy 203.0.113.25:8080, maka 203.0.113.25 merupakan alamat server dan 8080 adalah port yang harus digunakan.
Metode Setting Proxy di Ubuntu/Linux
Tidak ada satu metode yang selalu paling benar untuk semua kebutuhan. Linux memungkinkan proxy dikonfigurasi pada beberapa level.
| Metode | Cakupan | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Settings / Network GUI | Aplikasi desktop yang mengikuti pengaturan sistem. | Pengguna Ubuntu Desktop. |
| Environment Variable | Terminal dan aplikasi yang membaca variabel proxy. | Developer dan penggunaan CLI. |
| cURL -x | Satu perintah cURL saja. | Testing proxy. |
| APT Configuration | APT / apt-get. | Update dan install package. |
| Konfigurasi aplikasi | Hanya aplikasi tertentu. | Tool yang mempunyai proxy setting sendiri. |
Cara Setting Proxy di Ubuntu lewat GUI
Ubuntu Desktop yang menggunakan GNOME menyediakan pengaturan Network Proxy. Melalui menu ini kamu dapat menentukan HTTP, HTTPS, FTP, dan SOCKS secara terpisah.
Dokumentasi GNOME juga menjelaskan bahwa tersedia tiga mode utama, yaitu None, Manual, dan Automatic. Pada mode Manual, alamat dan port dapat diisi berdasarkan protokol yang digunakan.
Buka menu aplikasi Ubuntu lalu masuk ke Settings.
Pilih bagian Network pada menu pengaturan.
Pada bagian Network, buka menu Network Proxy.
Pilih Manual jika kamu ingin memasukkan IP dan port sendiri.
Isi alamat dan port pada HTTP, HTTPS, FTP, atau SOCKS sesuai data proxy yang kamu miliki.
Setelah konfigurasi tersimpan, buka aplikasi atau browser lalu cek apakah IP publik sudah berubah.
Pengaturan Network Proxy GNOME didokumentasikan pada halaman resmi GNOME Help: Define proxy settings.
Contoh Setting HTTP Proxy di Ubuntu GUI
Misalnya kamu mempunyai data proxy seperti berikut:
Host:
203.0.113.25Port:
8080
Pada bagian HTTP Proxy, isi host dengan 203.0.113.25 dan port dengan 8080. Kalau provider memberikan endpoint HTTPS yang berbeda, masukkan data HTTPS sesuai informasi yang diberikan.
Jangan menganggap semua proxy menggunakan port yang sama. Dua server dengan IP berbeda bisa memakai port berbeda, dan satu server juga dapat menyediakan beberapa layanan pada port yang berbeda.
Cara Setting SOCKS Proxy di Ubuntu
Pada menu Network Proxy GNOME tersedia kolom khusus SOCKS. Masukkan hostname atau IP server kemudian port SOCKS yang diberikan.
Host:
203.0.113.30Port:
1080
SOCKS berbeda dari HTTP proxy karena protokol ini bekerja pada level yang lebih umum. Kalau kamu ingin memahami perbedaan SOCKS4 dan SOCKS5 secara lebih lengkap, GudangProxy sudah memiliki panduan SOCKS4 vs SOCKS5.
Cara Setting Proxy di Ubuntu lewat Terminal
Pada Terminal Linux, salah satu cara yang paling umum adalah menggunakan environment variable. Banyak command-line tools membaca variabel seperti http_proxy, HTTPS_PROXY, ALL_PROXY, dan NO_PROXY.
Sebagai contoh, dokumentasi cURL menyebutkan bahwa cURL mendukung http_proxy untuk HTTP, HTTPS_PROXY untuk HTTPS, ALL_PROXY sebagai proxy umum, serta NO_PROXY untuk alamat yang harus diakses tanpa proxy.
Setting HTTP Proxy Sementara
Jalankan:
Untuk HTTPS:
Konfigurasi seperti ini berlaku pada sesi shell tersebut dan pada aplikasi yang memang membaca environment variable terkait.
Setting HTTP dan HTTPS Sekaligus
Kemudian kamu dapat mengecek nilainya dengan:
Apa Itu ALL_PROXY?
ALL_PROXY dapat digunakan oleh aplikasi seperti cURL sebagai proxy umum ketika tidak ada proxy khusus untuk protokol tertentu.
Contohnya:
Untuk SOCKS5, beberapa aplikasi menerima format seperti:
Namun dukungan tetap bergantung pada aplikasinya. Jangan menganggap semua program Linux otomatis membaca ALL_PROXY.
Apa Fungsi NO_PROXY?
Terkadang ada alamat tertentu yang tidak ingin dilewatkan ke proxy, misalnya localhost, server internal, atau domain perusahaan.
Di sinilah NO_PROXY digunakan.
Dengan konfigurasi tersebut, aplikasi yang mendukung NO_PROXY dapat mengakses alamat yang tercantum secara langsung tanpa melewati proxy.
Cara Menggunakan Proxy Hanya untuk Satu Perintah cURL
Kalau kamu hanya ingin mengetes sebuah proxy, tidak perlu langsung mengubah konfigurasi seluruh Terminal. cURL mempunyai opsi -x atau --proxy.
Contoh:
Dengan cara tersebut, proxy hanya dipakai untuk perintah tersebut.
Untuk SOCKS5:
Kalau ingin resolusi DNS dilakukan melalui proxy SOCKS, cURL juga mengenal skema socks5h:
Cara Mengecek IP Setelah Proxy Aktif
Salah satu pengecekan paling sederhana adalah meminta layanan IP publik dari Terminal.
Catat IP yang muncul sebelum menggunakan proxy. Setelah proxy aktif, jalankan kembali perintah yang sama.
IP asli
IP proxy
Kalau alamat IP berubah sesuai server proxy yang digunakan, berarti koneksi cURL sudah melewati proxy.
Setting Proxy dengan Username dan Password
Private proxy biasanya menggunakan autentikasi. Format umum proxy dengan username dan password adalah:
Contohnya:
Namun ada satu hal penting: memasukkan password langsung ke konfigurasi atau shell dapat membuat kredensial terekspos melalui history atau file konfigurasi. Untuk server produksi, sebaiknya gunakan metode autentikasi yang lebih aman sesuai aplikasi yang digunakan.
Cara Membuat Proxy Terminal Lebih Permanen
Environment variable yang dibuat menggunakan export biasanya hilang ketika sesi Terminal berakhir. Kalau memang ingin memasangnya setiap kali shell dibuka, variabel dapat ditambahkan ke file konfigurasi shell pengguna.
Untuk Bash, salah satunya adalah:
Tambahkan:
Kemudian jalankan:
Cara Setting Proxy untuk APT di Ubuntu
Salah satu kasus yang sering membingungkan adalah proxy bekerja di browser atau cURL tetapi apt update tetap gagal. Penyebabnya bisa karena APT mempunyai konfigurasi proxy sendiri.
Dokumentasi APT Ubuntu mendukung konfigurasi Acquire::http::Proxy. APT juga mendukung http_proxy dan no_proxy pada konfigurasi tertentu.
Buat file konfigurasi:
Untuk HTTP proxy:
Jika diperlukan HTTPS:
Setelah itu lakukan pengujian:
APT mendukung format URI proxy yang dapat berisi host, port, dan autentikasi.
Kenapa Browser Bisa Pakai Proxy tetapi APT Tidak?
Ini terjadi karena tidak semua aplikasi Linux membaca sumber konfigurasi yang sama.
| Aplikasi | Sumber Proxy yang Umum Digunakan |
|---|---|
| Aplikasi GNOME | Network Proxy pada desktop, tergantung aplikasi. |
| cURL | Environment variable atau opsi --proxy. |
| APT | Environment variable atau konfigurasi APT. |
| Firefox | Dapat menggunakan setting internal Firefox sendiri. |
| Aplikasi lain | Tergantung dokumentasi masing-masing aplikasi. |
Jadi jangan langsung menyimpulkan proxy rusak hanya karena satu aplikasi tidak bisa terkoneksi.
System Proxy Tidak Selalu Berarti Semua Aplikasi Ikut Proxy
Ini salah satu konsep penting di Linux. Network Proxy pada desktop tidak selalu bekerja seperti VPN yang otomatis mengalihkan seluruh traffic perangkat.
Aplikasi harus mendukung dan membaca konfigurasi proxy tersebut. Ada aplikasi yang mengikuti setting GNOME, ada yang membaca environment variable, dan ada juga yang mempunyai konfigurasi sendiri.
Kalau kamu ingin memahami perbedaannya dengan VPN, lihat artikel Proxy vs VPN.
Cara Menghapus Proxy dari Terminal
Untuk menghapus proxy yang dibuat dengan environment variable pada sesi Terminal:
Lalu cek:
Kalau tidak ada output, variabel tersebut sudah tidak aktif pada shell itu.
Jika sebelumnya proxy ditambahkan ke ~/.bashrc, hapus baris konfigurasi tersebut lalu jalankan:
Cara Menghapus Proxy APT
Kalau APT dikonfigurasi menggunakan file seperti:
kamu dapat menghapus atau menonaktifkan konfigurasi proxy di file tersebut.
Setelah itu jalankan kembali:
Tujuannya untuk memastikan APT sudah kembali menggunakan jalur koneksi normal.
Proxy Ubuntu Tidak Bisa Connect? Cek Bagian Ini
| Masalah | Kemungkinan Penyebab | Solusi Awal |
|---|---|---|
| Connection refused | Proxy mati atau port tertutup. | Coba endpoint lain dan cek port. |
| Connection timed out | Server lambat atau tidak dapat dijangkau. | Tes konektivitas dan ganti proxy. |
| 407 Proxy Authentication Required | Proxy membutuhkan login. | Periksa username dan password. |
| Browser berjalan, Terminal tidak | Terminal tidak membaca system proxy. | Set environment variable. |
| cURL berjalan, APT gagal | APT memakai konfigurasi berbeda. | Cek konfigurasi APT. |
| IP tidak berubah | Aplikasi tidak menggunakan proxy. | Cek setting aplikasi dan environment variable. |
| Hanya server lokal yang bermasalah | Traffic lokal ikut diarahkan ke proxy. | Tambahkan ke NO_PROXY. |
Cara Mengecek Environment Proxy yang Aktif
Untuk melihat environment variable terkait proxy:
Outputnya bisa terlihat seperti:
Perintah ini cukup membantu ketika kamu lupa apakah proxy masih aktif pada Terminal.
HTTP Proxy atau SOCKS5 untuk Ubuntu?
Pilihan protokol sebaiknya disesuaikan dengan aplikasi dan kebutuhan, bukan sekadar memilih yang terdengar lebih canggih.
| Aspek | HTTP Proxy | SOCKS5 |
|---|---|---|
| Web request | Cocok. | Cocok jika aplikasi mendukung. |
| Konfigurasi APT | Umum digunakan. | Dukungan tergantung konfigurasi dan skema yang digunakan. |
| cURL | Didukung. | Didukung. |
| Traffic non-HTTP | Lebih terbatas. | Lebih fleksibel. |
| Remote DNS | Tergantung mekanisme proxy. | Dapat menggunakan skema seperti socks5h pada aplikasi yang mendukung. |
Kalau fokusmu memang SOCKS, baca juga panduan SOCKS5 Proxy: Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya.
Apakah Proxy Ubuntu Mengubah IP Seluruh Komputer?
Belum tentu. Hal ini tergantung cara proxy dikonfigurasi dan aplikasi apa yang sedang digunakan.
System proxy di lingkungan desktop hanya akan memengaruhi aplikasi yang mengikuti setting tersebut. Environment variable juga hanya bekerja pada program yang membacanya. Karena itu, jangan menyamakan proxy aplikasi dengan tunneling seluruh perangkat.
Kalau ingin memastikan sebuah aplikasi benar-benar menggunakan proxy, lakukan pengujian dari aplikasi tersebut.
Tips Menggunakan Proxy di Ubuntu/Linux
- Pastikan protokol sesuai dengan proxy yang diberikan.
- Jangan salah memasukkan IP dan port.
- Gunakan
curluntuk melakukan pengecekan cepat. - Gunakan
env | grep -i proxyuntuk melihat variabel aktif. - Gunakan
NO_PROXYuntuk localhost dan jaringan internal bila diperlukan. - Jangan menaruh password proxy sensitif di file konfigurasi tanpa memahami risikonya.
- Ingat bahwa APT bisa membutuhkan konfigurasi tersendiri.
- Jangan menganggap semua aplikasi mengikuti GNOME Network Proxy.
- Selalu cek IP setelah mengaktifkan proxy.
Cari Proxy untuk Dicoba di Ubuntu/Linux
GudangProxy menyediakan daftar proxy gratis yang dapat difilter berdasarkan negara, protokol, tingkat anonimitas, dan status koneksi.
Lihat Daftar Proxy Gratis →FAQ Setting Proxy di Ubuntu/Linux
Bagaimana cara setting proxy di Ubuntu?
Untuk Ubuntu Desktop, buka Settings → Network → Network Proxy, pilih mode Manual, lalu masukkan host dan port sesuai protokol yang digunakan. Untuk Terminal, kamu dapat memakai environment variable seperti http_proxy dan HTTPS_PROXY.
Bagaimana cara setting proxy lewat Terminal Linux?
Kamu dapat menjalankan export http_proxy="http://IP:PORT" untuk HTTP atau menggunakan HTTPS_PROXY untuk HTTPS. Pastikan aplikasi yang digunakan memang mendukung environment variable tersebut.
Bagaimana cara mengetahui proxy sudah aktif?
Cek IP publik sebelum dan sesudah proxy digunakan. Untuk Terminal, kamu dapat menggunakan cURL untuk meminta informasi IP publik dan membandingkan hasilnya.
Kenapa apt update tidak mengikuti proxy Ubuntu?
APT dapat menggunakan konfigurasi proxy sendiri. Jika environment variable tidak bekerja seperti yang diharapkan, proxy bisa dikonfigurasi melalui file di /etc/apt/apt.conf.d/ menggunakan opsi seperti Acquire::http::Proxy.
Apakah Ubuntu mendukung SOCKS5?
Ya. GNOME Network Proxy menyediakan kolom SOCKS, dan aplikasi seperti cURL juga mendukung SOCKS5. Namun dukungan masing-masing aplikasi tetap perlu diperiksa secara terpisah.
Apa fungsi NO_PROXY?
NO_PROXY digunakan untuk menentukan host, domain, atau alamat tertentu yang tidak perlu melewati proxy. Ini berguna untuk localhost, server internal, atau layanan tertentu yang harus diakses secara langsung.
Apakah proxy dari Settings Ubuntu berlaku untuk semua aplikasi?
Tidak selalu. Hanya aplikasi yang membaca konfigurasi proxy desktop tersebut yang akan menggunakannya. Beberapa program mempunyai konfigurasi proxy sendiri atau menggunakan environment variable.
Bagaimana cara mematikan proxy di Terminal?
Gunakan perintah unset http_proxy, unset HTTPS_PROXY, dan variabel proxy lainnya. Jika konfigurasi disimpan pada ~/.bashrc, hapus baris tersebut lalu reload shell.
