← Semua artikel

SOCKS4 vs SOCKS5: Perbedaan, Kelebihan & Mana yang Digunakan?

Diperbarui 18 Sep 2026

Kalau sebuah aplikasi menyediakan pilihan SOCKS4 dan SOCKS5, sekilas keduanya terlihat hampir sama. Nama dan fungsi dasarnya memang mirip: sama-sama digunakan sebagai perantara koneksi antara aplikasi dan server tujuan.

Perbedaannya baru terasa ketika melihat fitur yang tersedia. SOCKS4 merupakan versi yang lebih sederhana dan berfokus pada koneksi TCP. SOCKS5 menambahkan kemampuan yang lebih luas, seperti UDP, tipe alamat IPv6 dan domain, serta negosiasi metode autentikasi.

Karena itu, membandingkan SOCKS4 vs SOCKS5 bukan hanya soal memilih versi dengan angka lebih besar. Pilihan yang tepat tetap bergantung pada jenis koneksi dan software yang digunakan.

Kalau belum memahami masing-masing protokol, kamu bisa membaca artikel SOCKS4 proxy dan SOCKS5 proxy terlebih dahulu.

Apa Perbedaan Utama SOCKS4 dan SOCKS5?

Perbedaan utamanya ada pada kemampuan protokol.

SOCKS4 dibuat untuk meneruskan koneksi TCP dengan model yang relatif sederhana. SOCKS5 mempertahankan fungsi tersebut tetapi menambahkan dukungan yang lebih luas untuk kebutuhan jaringan modern.

Gambaran SOCKS4 vs SOCKS5
SOCKS4
TCP
IPv4
Model Lebih Sederhana
SOCKS5
TCP
UDP
IPv4 / IPv6 / Domain
Negosiasi Autentikasi

Perbandingan SOCKS4 vs SOCKS5 dalam Tabel

Aspek SOCKS4 SOCKS5
TCP Didukung Didukung
UDP Tidak tersedia seperti pada SOCKS5 Didukung melalui UDP ASSOCIATE
IPv4 Didukung Didukung
IPv6 Tidak dalam SOCKS4 standar Didukung
Nama domain SOCKS4 standar memakai IPv4 tujuan Domain dapat digunakan sebagai tipe alamat tujuan
Autentikasi Lebih sederhana Mempunyai negosiasi metode
Kompatibilitas Masih tersedia pada software tertentu Umum digunakan pada banyak aplikasi modern

1. Keduanya Mendukung Koneksi TCP

SOCKS4 dan SOCKS5 sama-sama dapat menjadi perantara untuk koneksi berbasis TCP.

Client terlebih dahulu terhubung ke proxy, kemudian meminta server proxy membuka koneksi menuju server tujuan.

TCP melalui SOCKS Proxy
Client
SOCKS Proxy
Server Tujuan

Kalau aplikasi hanya membutuhkan TCP sederhana, kedua versi masih bisa menjalankan fungsi dasar tersebut selama software dan server mendukungnya.

2. SOCKS5 Menambahkan Dukungan UDP

Perbedaan yang cukup jelas muncul ketika aplikasi membutuhkan UDP.

SOCKS5 menyediakan command UDP ASSOCIATE untuk membantu client mengirim dan menerima datagram melalui proxy. Mekanisme tersebut tidak tersedia dalam model SOCKS4 standar.

SOCKS4
TCP
Tidak Ada UDP ASSOCIATE
SOCKS5
TCP
UDP ASSOCIATE

Tetapi dukungan pada spesifikasi tidak otomatis berarti semua server SOCKS5 bisa digunakan untuk UDP. Provider dan aplikasi tetap harus mengaktifkan serta mendukungnya.

3. SOCKS4 Berfokus pada IPv4

Pada SOCKS4 standar, alamat server tujuan diberikan sebagai IPv4.

Karena itu, aplikasi biasanya sudah mengetahui IPv4 tujuan sebelum request dikirim menuju SOCKS4 proxy.

SOCKS5 mempunyai format alamat yang lebih fleksibel. Protokol ini dapat membawa alamat IPv4, nama domain, maupun IPv6.

Kalau ingin memahami format alamat dan port proxy lebih jauh, baca panduan apa itu IP proxy.

4. SOCKS5 Mendukung IPv6

SOCKS5 mempunyai tipe alamat khusus untuk IPv6.

Hal ini menjadi penting kalau aplikasi memang perlu membuka koneksi menuju server atau layanan melalui alamat IPv6.

Alamat Tujuan SOCKS4 SOCKS5
IPv4 Ya Ya
Domain Name Gunakan variasi seperti SOCKS4a untuk remote resolve Didukung sebagai tipe alamat
IPv6 Tidak dalam SOCKS4 standar Ya

5. Bagaimana Perbedaan DNS?

SOCKS4 standar biasanya menerima alamat IPv4 server tujuan. Artinya, kalau aplikasi menggunakan hostname, resolusi DNS umumnya dilakukan terlebih dahulu oleh client.

Variasi SOCKS4a memungkinkan hostname dikirim ke proxy sehingga resolusi dapat dilakukan di sisi proxy.

SOCKS5 juga dapat menerima nama domain sebagai tujuan. Tetapi perilaku DNS pada penggunaan nyata tetap bergantung pada cara aplikasi mengimplementasikan SOCKS.

Resolusi Domain pada SOCKS
Local Resolve
Aplikasi
DNS Lokal
IP Tujuan
Remote Resolve
Aplikasi
Hostname ke Proxy
Proxy Resolve

6. Perbedaan Autentikasi

SOCKS5 mempunyai tahap awal untuk menentukan metode autentikasi yang akan digunakan antara client dan server.

Client menawarkan metode yang didukung, kemudian proxy memilih salah satunya.

Client
Daftar Metode
SOCKS5 Proxy
Metode Dipilih

SOCKS4 mempunyai USERID pada format request, tetapi tidak mempunyai sistem negosiasi metode seperti SOCKS5.

Spesifikasi SOCKS5 beserta proses awal tersebut dapat dilihat di RFC 1928 dari RFC Editor.

7. SOCKS4 Mempunyai Model yang Lebih Sederhana

Fitur yang lebih sedikit tidak selalu berarti protokol tersebut tidak berguna.

SOCKS4 masih dapat bekerja dengan baik kalau software hanya membutuhkan perantara untuk sesi TCP dan seluruh kebutuhan alamat tujuannya sudah kompatibel.

TCP Sederhana

SOCKS4 cukup ketika aplikasi hanya membutuhkan koneksi TCP.

Software Lama

Beberapa aplikasi lama masih menyediakan SOCKS4 sebagai pilihan.

Fitur Lebih Sedikit

Tidak mempunyai kemampuan seluas SOCKS5.

Tetap Bergantung Server

Kualitas koneksi lebih banyak dipengaruhi jaringan dan proxy yang digunakan.

8. SOCKS5 Lebih Fleksibel untuk Aplikasi Modern

Ketika sebuah software membutuhkan lebih banyak opsi koneksi, SOCKS5 mempunyai beberapa keunggulan praktis.

TCP dan UDP

Dapat digunakan pada kebutuhan koneksi yang lebih beragam.

IPv6

Mendukung alamat tujuan IPv6.

Domain Name

Hostname dapat diberikan sebagai alamat tujuan.

Autentikasi

Server dapat melakukan negosiasi metode dengan client.

Apakah SOCKS5 Lebih Cepat?

Tidak otomatis.

Versi protokol bukan satu-satunya faktor yang menentukan kecepatan proxy. Lokasi server, latency, routing, bandwidth, kapasitas server, dan jumlah pengguna bisa memberikan pengaruh yang lebih besar.

SOCKS4 yang berjalan di server dekat dan stabil bisa saja memberikan latency lebih rendah dibanding SOCKS5 dari server yang jauh.

Karena itu, jangan menilai performa hanya berdasarkan versi SOCKS.

Apakah SOCKS5 Lebih Aman?

SOCKS5 mempunyai opsi autentikasi yang lebih fleksibel dibanding SOCKS4, tetapi keduanya bukan protokol yang otomatis mengenkripsi seluruh traffic.

Kalau koneksi aplikasi menggunakan HTTPS atau protokol terenkripsi lainnya, enkripsi tersebut berasal dari protokol aplikasi.

Tingkat anonimitas juga merupakan hal yang berbeda. SOCKS4 maupun SOCKS5 bisa digunakan oleh proxy dengan konfigurasi anonimitas yang berbeda.

Untuk memahami bagian ini, lihat panduan proxy anonymous dan tingkat anonimitas.

SOCKS4 vs SOCKS5 untuk Browsing

Keduanya bisa digunakan jika browser atau aplikasi memang mendukung protokol tersebut.

Untuk browser modern, SOCKS5 umumnya memberikan pilihan yang lebih fleksibel karena dukungan alamat dan fiturnya lebih luas.

Tetapi perhatikan juga pengaturan DNS. Beberapa software mempunyai pilihan terpisah untuk menentukan apakah domain diselesaikan secara lokal atau melalui proxy.

SOCKS4 vs SOCKS5 untuk Web Scraping

Untuk scraping berbasis HTTP atau HTTPS, baik SOCKS4 maupun SOCKS5 dapat menjadi jalur koneksi selama library yang digunakan mendukungnya.

Pemilihan proxy dalam praktiknya tidak sebaiknya hanya berdasarkan versi SOCKS. Stabilitas IP, latency, lokasi, reputasi, dan kompatibilitas aplikasi tetap perlu diperiksa.

Penggunaan scraping juga tetap harus mengikuti kebijakan website, rate limit, serta batas request yang wajar.

SOCKS4 vs SOCKS5 untuk Automation

Pada automation, kebutuhan library menjadi faktor utama.

Kalau software hanya menggunakan TCP dan sudah berjalan melalui SOCKS4, versi tersebut masih bisa mencukupi.

Kalau aplikasi membutuhkan UDP, IPv6, domain melalui proxy, atau negosiasi autentikasi, SOCKS5 lebih sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Format SOCKS4 dan SOCKS5

Beberapa aplikasi menerima proxy menggunakan format URL.

Contoh SOCKS4 socks4://203.0.113.20:1080
Contoh SOCKS5 socks5://203.0.113.20:1080

Ada juga aplikasi yang menyediakan pilihan SOCKS4/SOCKS5 melalui menu lalu meminta IP dan port dimasukkan secara terpisah.

SOCKS4 atau SOCKS5: Mana yang Digunakan?

Cara paling mudah adalah melihat kebutuhan aplikasinya.

Kebutuhan Pilihan
Hanya membutuhkan TCP sederhana SOCKS4 atau SOCKS5
Software lama hanya mendukung SOCKS4 SOCKS4
Membutuhkan UDP SOCKS5
Membutuhkan IPv6 SOCKS5
Membutuhkan negosiasi autentikasi SOCKS5
Membutuhkan remote hostname resolution SOCKS4a atau implementasi SOCKS5 yang sesuai

Kalau tidak ada alasan khusus untuk menggunakan SOCKS4 dan aplikasi mendukung keduanya, SOCKS5 memberikan kemampuan yang lebih luas. Tetapi untuk koneksi TCP sederhana, SOCKS4 tetap dapat menjalankan fungsi dasarnya.

Cari SOCKS Proxy yang Masih Aktif

GudangProxy menyediakan daftar proxy gratis yang dapat difilter berdasarkan protokol, negara, tingkat anonimitas, dan status koneksi.

Lihat Daftar Proxy Gratis →

FAQ SOCKS4 vs SOCKS5

Apa perbedaan utama SOCKS4 dan SOCKS5?

SOCKS4 berfokus pada proxy TCP dengan model yang lebih sederhana. SOCKS5 menambahkan dukungan UDP, IPv6, tipe alamat domain, dan negosiasi metode autentikasi.

Apakah SOCKS4 mendukung UDP?

Tidak seperti SOCKS5. SOCKS5 menyediakan mekanisme UDP ASSOCIATE, sedangkan SOCKS4 standar berfokus pada sesi TCP.

Apakah SOCKS5 selalu lebih cepat daripada SOCKS4?

Tidak. Kecepatan lebih banyak dipengaruhi lokasi proxy, latency, bandwidth, routing, kualitas server, dan beban jaringan.

Apakah SOCKS5 otomatis lebih aman?

Tidak otomatis. SOCKS5 mempunyai mekanisme autentikasi yang lebih fleksibel, tetapi protokolnya sendiri tidak otomatis mengenkripsi seluruh traffic.

Mana yang sebaiknya dipakai?

SOCKS4 masih cukup untuk beberapa koneksi TCP sederhana. SOCKS5 lebih sesuai ketika aplikasi membutuhkan fitur seperti UDP, IPv6, domain name, atau metode autentikasi yang lebih fleksibel.